Archive for the ‘AlimutsuguA’ Category

Tiga Faktor

Posted: May 19, 2016 in AlimutsuguA

Ku tengok blog yang sudah lama tak terisi ini. Sepi. Hanya itu kata yang terbesit di dalam otakku saat membukanya. Aku sedikit merasa iba pada blog ini. Dari yang awalnya semangat banget mau nulis, lama kelamaan ditinggal juga. Dengan kata lain, cuma semangat di awal saja. Lalu muncul kata tanya, kenapa Menurut analisaku, yang pertama adalah mager, kedua sibuk, dan ketiga gak ada inspirasi.

Aku akan sedikit berkomentar tentang ketiga faktor tersebut. Mulai dari yang pertama yaitu mager. Di dunia ini, pasti tidak ada orang yang tidak pernah mager. Mager atau males gerak itu manusiawi kok, gimana kitanya saja yang menyikapi hal itu. Mager boleh, tapi jangan berkelanjutan, setidaknya itu yang aku pelajari selama 18 tahun aku hidup. Mungkin aku harus menyertakan contoh kasus, biar bisa lebih dipahami.

Misalkan ada seorang ibu yang mempunyai dua anak lelaki. Anak lelaki yang pertama berumur 14 tahun dan yang kedua baru berumur 3,5 tahun. Ibu tersebut tidak sengaja menumpahkan minuman di lantai dan tiba-tiba ia kebelet pipis.

“Randooo, tolong dulu pel lantai ini, ibu mau pipis,” teriak ibu kepada Rando, anaknya yang berumur 14 tahun, dan sedang tidur-tiduran di kamarnya.

“Iya buuu, nanti yaaa,” balas Rando.

Nanti di sini diutarakan karena suatu kemageran yang sedang dialami Rando.

Lima menit kemudian terdengar suara JEDUG yang keras diikuti tangisan yang tidak kalah keras. Rando yang hampir bermimpi itu langsung turun dari ranjang dan melihat apa yang terjadi.

Mata Rando pun terbelalak saat melihat adikknya terkapar di lantai tempat minuman ibunya tumpah. Tidak salah lagi, adiknya terpeleset karena air itu. Rando langsung merasa sangat bersalah karena ia mager ketika disuruh ibunya. Kalau saja ia magernya hanya semenit, pasti adikknya masih bisa terselamatkan. Kelanjutan kisahnya, tidak akan ku ceritakan di sini, biarlah kamu saja yang berimajinasi sendiri.

Inti dari kisa Rando ini, seperti yang aku bilang; mager boleh, tapi jangan berkelanjutan. Cukup semenit dua menit aja magernya, setelah itu jangan mager. Atau kalau gak mager lebih bagus lagi, hehe.

Yang kedua, sibuk. Sibuk itu hal yang biasa kalau udah kuliah. Tiap hari pasti sibuk, sibuk kuliah, belajar, praktikum, berorganisasi, main, dll. Masalahnya di sini bukan karena sibuknya, tapi prioritasnya. Mungkin orang-orang yang sibuk di sini, lebih memrioritaskan hal lain ketimbang mengisi blog basagita ini. Gapapa, itu hak masing-masing kok. Aku pun baru menulis blog ini lagi ketika sudah libur panjang. Yah, harapan aku sih, sesibuk apapun admin di sini, tetap tidak lupa kalau punya blog yang kepingin di isi, hehe.

Yang terakhir, gak ada inspirasi. Hey, kamu pernah dengar gak pepatah bilang; Jangan menunggu terinspirasi baru menulis, tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu. Kalau menurut aku, ini bener banget. Karena pas mau nulis entri ini pun, aku gak ada inspirasi sama sekali. Tapi pas udah mulai nulis, tiba-tiba inspirasi itu muncul gitu aja, udah kayak dapet keajaiban. Jadi, ini sama sekali bukan alasan gak mau nulis lagi, okay?!

Mungkin segini saja untuk entri kali ini. Maafin kalau aku, selaku salah satu admin dari beradmin-admin di sini, jarang ngepost apa-apa. Semoga entri kali ini bisa memotivasi kamu untuk terus menulis, ya! Salam sayang dari anak rantau yang lagi menikmati kegabutan liburan!

 

-AlimutsuguA-

Hai, Hehe

Posted: February 22, 2015 in AlimutsuguA

Kadang penyesalan memang selalu datang terakhir. Gatau juga sih dia mampir di mana, ntah kesiangan atau kejebak macet, namun yang jelas, kalau si penyesalan sekolah di sekolahku yang sebentar lagi akan ku tinggalkan ini, pasti dia kena point. Minimal 5 lah.

Ah, intro yang jelek jayus kurang bagus.

Halo! Maafkan keterlambatanku dalam memberi sambutan di sini ya. Sebenarnya waktu itu udah mau nulis, cuma tiba-tiba mood hilang, jadi gajadi deh. Hehe. Nulis blog gini emang butuh ketidakmageran yang tinggi. Blog sendiri aja gak keurus, apalagi mau ngurus ini. Huhu. Untung ada teman-teman seperblog-an yang sudah mengisi blog ini duluan, jadi setidaknya blog ini sedikit hiduplah. Terima kasih teman-teman :’)

Di awal paragraf (emang ini paragraf ya?) aku menulis kata penyesalan. (sengaja di italic biar keren) sekarang aku ingin bertanya, apakah kalian pernah menyesali sesuatu? Aku pernah. Sering malah. Contohnya beberapa bulan yang lalu, ketika aku lebih mementingkan chatting ketimbang istirahat. Aku chatting dengan.. ehm seseorang (yang spesial tentunya) hingga larut. Alhasil keesokan harinya aku bangun kesiangan. Sholat kesiangan. Mandi kesiangan. Makan kesiangan. Berangkat pun kesiangan. Akhirnya telat sampe sekolah deh. Dapet point deh. Lumayan sih buat koleksi, hahaha gakdeng-_-

((Di situ kadang saya merasa menyesal))

#Yhaaa

Pesan saya, biar gak menyesal, kalo mau bertindak dipikirin dulu baik-baik. Lihat ke depannya gimana kalau kamu mengambil tindakan itu. Jangan sampe pada akhirnya menyesal. Dan kalaupun sudah terlanjur menyesal, jadikanlah penyesalan itu sebagai pelajaran untuk ke depannya. Udah gitu aja.

Maaf (lagi) kalo absurd. Tuntutan negara sih nulis ginian hehe gakdeng. Semoga dengan entri saya kali ini, bisa sedikit mewarnai blog basagita. Hehe. Pamit dulu yaa, ciao!

-AlimutsuguA-